Minggu, 17 April 2011

Kultur

memang sulit memisahkan sebuah kultur..
semuan daerah memiliki kultur masing-masing namun dari kultur tersebutlah
sebuah identitas diri sebuah daerah, kelompok, organisasi, bisnis dan negara nampak jelas

saya yakin tidak sedikit para penganut entrepreneurship yang memiliki usaha banyak atau bisa dikatakan memiliki bidang bisnis yang bermacam-macam dalam satu bendera . . . misal usaha IT solution pastilah memiliki bidang desain, program aplikasi, instalasi jaringan, web development, percetakan, jual beli properti. dan karena banyaknya bidang semacam ini membuat kita pusing , yang mana yang harus di kembangkan dulu, dan inggin semuanya jalan dan memiliki hasil nyata..namun pusing tujuh keliling..bukan sukses yang di dapat tapi bingung yang ada...persoalan ini sebenarnya terkait kultur

ketika kita membangun sebuah usaha, salah satu komponen penting adalah kultur atau bisa dikatakan ciri khas..dimana ketika orang-orang mengatakan sebuah produk pastilah mengarah ka merk usaha kita contoh :

"Aku Inggin makan Pizza sama donut"..nah pasti kita memikirikan pertama adalah "Pizza Hut dan Dunkins donut"...padahal kawan-kawan Pizza hut dan donkins donut tidak hanya jualan sesuai namanya, di Pizza hut ada ice cream, teh, ada nasi, ada kentang. begitupun dunkins donut..nah ini adalah pelekatan kultur pada konsumen, dimana sebuah usaha mengunakan salah satu produknya sebagai Brand Merk nya..walaupun sebenarnya usaha tersebut tidak hanya menjual 1 produk..namun beberapa produk..\

so kawan-kawan yang punya banyak produk , jadikan satu produk sebagai brand merk nya namun tetap menjual produk lainya,, agar masyarakat ter-pelet dulu dengan brand merk kita sehingga ketika ada yang berkata sebuah produk langsung merujuk ke usaha kita seperti " Ayo kita makan Sate" pasti yang kita pikirkan adalah sate madura sedangakn banyak sate ada saye sumatera dan adapula sate thailland...


-Salam Entrepreneur-

Dunia yang Tak Pasti - Part 1

nah kawan-kawan ....
dunia bisnis adalah dunia yang tak pasti...
ketika kita telah menyusun konsep dan menentukan berbagai langkah,,
terkadang rencana yang kita susun tidak terjadi dengan keingginan kita .
pertama kita meniatakan untuk mendapatkan emas tapi terkadang yang di dapat kuningan,
namun ketika kita meniatkan untuk mendapat tembaga namun belian dan permata yang kita dapat..

so apa yang salah?
tidak ada yang salah kawan.. yang ada adalah suatu hukum alam dan hukum tuhan yang berbicara..
terkadang kita inggin makan burger namun yang kita dapat adalah bubur..
terkadang kita inggin kerupuk namun yang kita dapat adalah steak daging sapi...
tuhan memberikan kita apa yang kita butuhkan dan yang terbaik untuk kita bukan sekedar yang kita inginkan,,
bisa saja burger yang kita makan terlalu besar dan terlalu banyak saus dan mayonaise sehinga mengotori baju kita dan ketika itu kita sedang beranjak pergi meating,,namun tuhan memberi kita bubur yang cepat dimakan, mudah di telan, dan tidak mengotori baju sehingga kita bisa kenyang dan tetap bisa beraktifitas

atau pun ketika kita inggin makan krupuk namun kita dapat steak daging sapi, , karena tuhan tahu bahwa kita tidak mungkin makan krupuk sedangkan ketika itu kita perlu makan sehinga kuat berjam-jam beraktifitas..

nah kawan...bisnis pun seperti itu terkadang kita menginginkan sesuatu yang besar namun dapat yang besar, ingin yang kecil malah dapat yang besar, hal ini terjadi karena kepantasan kita di hadapan tuhan. apakah kita pantas mendapatkan yang kecil agar kita tidak tersedak , atau pantaskah kita mendapat sesuatu yang besar sehingga kita tidak lupa dengan bersyukur.

maka PR kita " PANTASKAN diri KITA di hadapan TUHAN , untuk mendapatkan Nikmat dari TUHAN"......


Selamat Datang di Dunia yang Tak Pasti

 
Powered by Blogger